Prinsip Utama: Jangan langsung menggambar arsitektur di awal. Yang dinilai bukan bagusnya diagram komponen, tapi kemampuan menjelaskan “KENAPA” di balik setiap keputusan desain.
6-Step Workflow System Design Interview
1. Requirements (Kebutuhan)
- Functional Requirements — Apa yang harus dilakukan sistem? (fitur utama)
- Non-Functional Requirements — Scalability, availability, latency, consistency, durability
- Klarifikasi dengan interviewer: scope, batasan, asumsi
2. Capacity Estimation (Estimasi Kapasitas)
- Jumlah users (DAU/MAU)
- QPS (Queries Per Second) — rata-rata dan peak traffic
- Estimasi storage dan bandwidth
- Angka ini menentukan keputusan scaling berikutnya
3. APIs & Data Model
- Definisikan API endpoints (REST/gRPC)
- Rancang schema database (tables, relationships, indexes)
- Pilih SQL vs NoSQL berdasarkan kebutuhan
4. High-Level Design (Desain Tingkat Tinggi)
- Gambarkan block diagram utama: clients, services, databases, caches, queues
- Tentukan komponen inti dan interaksi antar komponen
- Fokus pada data flow, belum detail di balik komponen
5. Deep Dive (Analisis Mendalam)
- Scaling: horizontal vs vertical, load balancing, sharding, replication
- Failure handling: single point of failure, redundancy, failover
- Bottlenecks: DB hotspot, N+1 queries, hot partitions
- Strategi: caching, CDN, async processing, message queues
6. Trade-offs & Summary
- Rangkum keputusan utama + alasannya
- Jelaskan trade-off yang diterima (consistency vs availability, latency vs durability)
- Tunjukkan pemahaman konsekuensi setiap pilihan
Mindset yang Harus Dibawa
| Jangan | Harus |
|---|---|
| Langsung gambar diagram | Mulai dari requirements |
| Hafal pola arsitektur | Pahami masalah dulu |
| Sebut komponen tanpa alasan | Jelaskan WHY setiap keputusan |
| Anggap diagram = jawaban | Anggap diagram = komunikasi |
Tips Ekstra
- Komunikasi aktif — berpikir keras secara verbal (think aloud)
- Tanya dulu — jangan berasumsi requirements
- Iteratif — mulai simpel, tambah kompleksitas bertahap
- Angka itu penting — estimation memberi arah desain
- Trade-offs menunjukkan kedewasaan — tidak ada desain sempurna, yang ada paling sesuai
Checklist Sebelum Interview
Paham sistem nyata: URL shortener, chat, news feed, ride-sharing
Latihan capacity estimation (QPS, storage, bandwidth)
Kuat dasar: caching, sharding, replication, load balancing, message queues
Biasakan menjelaskan “kenapa” di setiap langkah
No comments:
Post a Comment